Langsung ke konten utama

Postingan

NEGERIKU INGIN TERTAWA

Negeriku menangis selalu Kadang alam membuatnya tersedu Kadang bencana kemanusiaan mendera Ada ada dengan negeriku? Rusuh disana sini bak wabah kolera Korupsi menggila beranak pinak Hukum tak lagi berwibawa bak harimau tanpa taring Ada apa dengan para pemimpin negeri ini? Negeriku mulai tersenyum Tapi bukan karena senang ataupun suka Tapi telah habis air mata tuk ditumpahkan  Dan ia hanya bisa tersenyum Tersenyum nyinyir menyaksikan sikap apatis pemimpin negeri Negeriku akhirnya tertidur Tapi bukan karena terlena apalagi terlupa Ia tak lagi punya sedih dan suka  Ia hanya bisa terlelap Terlelap tak pedulikan tingkah polah kita yang tak pernah berujung jera Dan nanti pada saatnya negeri ini marah Dan ia bersekutu dengan tanah, air, angin dan bumi Apakah kalian masih bisa tertawa dan terlena oleh kesombongan dan kerakusan itu? Sisihkanlah kepedulianmu untuk negeriku Karena negeriku ingin tertawa

ATAS NAMA KEADILAN

Dalam hiruk pikuk debu jalanan Kami masih berdiri tegak Menantang arah mata angin Bersuara lantang tanpa gentar Langkah kaki mereka Serdadu-serdadu Negara Dengan mocong senjata yang dirangkulnya Takkan mampu membuat kami goyah Kami masih disini Berteriak tanpa henti Atas nama rakyat dan Tumpah darah para pendahulu Kami masih menuntut keadilan Atas setiap jengkal tanah yang dirampas Atas tiap tetesan darah yang tumpah Atas nama mereka yang dilenyapkan penguasa negeri sendiri sumber: kipoennurdin

Otak Dan Masalah

S ahabatku, di dunia ini tidak ada satu orangpun yang tidak memiliki masalah atau persoalan hidup, setiap orang tentunya memiliki masalah yang berbeda dengan manusia lainnya. Tetapi yang membedakannya bukanlah masalah atau persoalannya sendiri melainkan seberapa mampu kita dapat menyelesaikan masalah yang kita dihadapi. Kita tahu bahwa Tuhan menciptakan otak manusia dikepala yang posisinya berada diatas kemaluan atau titik nafsu. Karena kita sebagai manusia ditakdirkan untuk berjalan tegak tidak merangkak seperti binatang. Itu adalah pertanda bahwa Tuhan mengingatkan kita agar ketika kita mendapatkan masalah untuk dapat diselesaikan dengan otak kita bukan dengan nafsu (kemaluan) kita. Berbeda dengan binatang, walaupun binatang diberikan otak oleh Tuhan dikepalanya tetapi posisinya sama dengan kemaluannya, maka mereka para binatang ketika mereka mendapatkan masalah, mereka lebih mengedepankan nafsunya dibanding dengan otak yang ada di kepalanya. Karena posisi otak binatang sejajar den...

Cara melestarikan Alam

M enjaga kelestarian lingkungan alam Indonesia merupakan kewajiban sekaligus tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara Indonesia. Hal ini kita lakukan demi menjaga keseimbangan antara kita dan lingkungan sekitar kita. Bancana alam yang menimpa kita sampai saat ini merupakan salah satunya diakibatkan oleh ketidakseimbangan alam yang terjadi di Indonesia. Untuk itu mari kita bersama-sama untuk menjaga kelestarian lingkungan alam Indonesia yang bisa dilakukan dengan cara-cara seperti: Menanam Pohon (Reboisasi) Tanah yang gundul bisa menyebabkan berbagai macam bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Untuk mengatasi hal tersebut, kita harus melakukan upaya reboisasi (penanaman pohon kembali). Dewasa ini gerakan pemanam pohon di Indonesia sedang gencar dilakukan baik oleh pemerintah, organisasi maupun masyarakat. Terasering atau Sengkedan Terasering atau yang umumnya disebut sengkedan merupakan salah satu upaya melestarikan lingkungan alam sekitar dengan menanam be...

Hutan Indonesia dan paru-paru Dunia

Negara Indonesia dahulu pernah disebut sebagai paru-paru dunia karena hutannya yang sangat luas. Indonesia juga diibaratkan bagai surga dunia “bila batang di tancapkan akan tumbuh menjadi pohon”, sampai sekarang pun negara indonesia sebagai negara agraris karena dengan hutannya yang luas kebanyakan profesi masyarakat adalah sebagai petani dan sebagian besar penduduknya masih tinggal di desa. Dengan keadaan yang demikian tidak bisa dipungkiri lagi betapa bergantungnya masyarakat dengan hutan sebagai sumber daya alam yang berada disekitar mereka. Hutan memiliki peran yang penting sebagai paru-paru dunia karena di dalamnya banyak terdapat tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan gas oksigen selain itu hutan juga berfungsi untuk menyerap air yang kemudian diolah menjadi mata air dan cadangan air demi kelangsungan kehidupan flora dan fauna yang hidup di hutan. Hutan juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi terutama pohon-pohon yang tumbuh subur di dalamnya. Masyarakat yang tinggal dipedesaan te...

Cinta dan Loyalitas kepada Allah

Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqoroh 165, “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah“. Ayat di atas menjelaskan pentingnya cinta, takut dan harap kepada Allah. Cinta kepada Alloh haruslah ditempatkan diatas segala-galanya, jangan sejajar dengan sembahan-sembahannya. Bahkan Allah menjelaskan sifat orang yang beriman, ia amat sangat cinta kepada Allah. Lebih lanjut Allah berfirman dalam QS At-Taubah 34, “Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Mencintai kepada Allah, haruslah mengalahkan delapan perkara sepert...

Sejarah Berdirinya Organisasi GAM (Gerakan Aceh Merdeka)

Bicara GAM (Gerakan Aceh Merdeka), mau tak mau, harus bicara kelahiran negara Republik Indonesia. Sebab, dari situlah kisah gerakan menuntut kemerdekaan dimulai. Lima hari setelah RI diproklamasikan, Aceh menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap kekuasaan pemerintahan yang berpusat di Jakarta. Dibawah Residen Aceh, yang juga tokoh terkemuka, Tengku Nyak Arief, Aceh menyatakan janji kesetiaan, mendukung kemerdekaan RI dan Aceh sebagai bagian tak terpisahkan. Pada 23 Agustus 1945, sedikitnya 56 tokoh Aceh berkumpul dan mengucapkan sumpah. ”Demi Allah, saya akan setia untuk membela kemerdekaan Republik Indonesia sampai titik darah saya yang terakhir.” Pendiri GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro Kecuali Mohammad Daud Beureueh, seluruh tokoh dan ulama Aceh mengucapkan janji itu. Pukul 10.00, Husein Naim dan M Amin Bugeh mengibarkan bendera di gedung Shu Chokan (kini, kantor gubernur). Teuku Nyak Arief Gubernur di bumi Serambi Mekkah. Tetapi, ternyata tak semua tokoh Aceh men...